Syahbudin Padang: Wartawan Jangan Diintimidasi, Evaluasi Dewan Pers Harus Demi Perlindungan Jurnalis

SUARA INTERGRITAS

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:18 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH — Di tengah maraknya dugaan intimidasi terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wacana penataan ulang Dewan Pers yang disuarakan PWOD kepada Presiden RI Prabowo Subianto mulai menjadi perhatian publik.

Menanggapi hal tersebut, Syahbudin Padang menegaskan bahwa kebebasan pers harus tetap dijaga, namun perlindungan terhadap wartawan juga wajib menjadi prioritas utama negara.

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir masih banyak wartawan yang mengalami tekanan, intimidasi, hingga upaya menghalangi kerja jurnalistik ketika melakukan peliputan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pers itu pilar demokrasi. Wartawan bekerja untuk menyampaikan fakta kepada masyarakat. Jangan sampai ada intimidasi atau tekanan terhadap jurnalis saat menjalankan tugasnya,” tegas Syahbudin Padang, Sabtu (9/5/2026).

Ia menilai, munculnya desakan evaluasi terhadap Dewan Pers merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sah-sah saja selama bertujuan memperkuat independensi dan perlindungan terhadap insan pers di Indonesia.

Menurut Syahbudin, independensi pers bukan berarti tanpa pengawasan, namun pengawasan juga tidak boleh menjadi alat untuk membungkam kritik maupun membatasi kebebasan jurnalistik.

“Kalau ada evaluasi terhadap Dewan Pers, itu harus benar-benar demi memperkuat profesionalisme pers dan perlindungan wartawan. Bukan malah melemahkan kebebasan pers,” ujarnya.

Sebagai Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh, Syahbudin juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati kerja jurnalistik dan menjaga kemitraan yang sehat antara aparat, masyarakat, dan media.

Ia berharap pemerintah pusat dapat menghadirkan sistem pers yang adil, independen, profesional, sekaligus memberikan rasa aman bagi wartawan di seluruh Indonesia.

“Wartawan jangan dipandang sebagai musuh. Kritik dan pemberitaan adalah bagian dari kontrol sosial dalam negara demokrasi,” tutupnya.

Berita Terkait

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Kadis PUPR Aceh Timur Disorot, Perbedaan Keterangan ke Media Picu Desakan Audit Menyeluruh
Siapa Sebenarnya yang Sedang Memainkan Opini? Dugaan Rp3 Juta Membuat Publik Mulai Bertanya
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat
PT Hopson Aceh Industri dan Rentetan Dugaan Pelanggaran, Dari Asap Cerobong hingga Persoalan Legalitas
Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues
Kasus Lingkungan PT Rosin Kian Rumit, Dugaan Pemindahan Limbah Dinilai Dapat Mengganggu Jalannya Penyelidikan

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:00 WIB

Stop Kaitkan Kasus Hukum KITAS-KITAP Silmy Karim Dengan Yasonna Laoly

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:29 WIB

Bela Mama Sinta, PW GPA DKI Minta Aparat Usut Tuntas dan Evaluasi Penayangan Film “Pesta Babi”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:49 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Negara dan APH Jangan Tutup Mata Terkait Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:23 WIB

Dana CSR PLN Disebut Fantastis, Namun Ribuan Rumah di NTB Masih Minim Penerangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:40 WIB

Publik Dukung Langkah Tegas Dirkrimsus Polda Sumbar Lawan Tambang Ilegal

Senin, 18 Mei 2026 - 07:26 WIB

PT Rosin Diduga Langgar Sanksi Pembekuan, Negara Diminta Jangan Kalah oleh Kepentingan Korporasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:40 WIB

HIMLAB RAYA JAKARTA: Komitmen Nyata Berantas Narkoba Kapolres Labusel dan Jajaran Patut Diacungi Jempol

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:17 WIB

Ide Kepala BGN Soal MBG Masuk Kampus Dinilai Tepat dan Visioner

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:58 WIB