Jelang Ramadhan, Korban Banjir Simpang Jernih Terancam Tanpa Hunian, Pemerintah Diminta Jangan Lamban

SUARA INTERGRITAS

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:09 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur — Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Simpang Jernih meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Sejumlah desa terdampak parah, di antaranya Desa Batu Sumbang, Desa Pante Kera, dan Desa Rantau Panjang. Hingga kini, banyak warga yang kehilangan rumah masih bertahan di kondisi serba darurat.

Menjelang bulan suci Ramadan, kekhawatiran semakin besar. Agus Suriadi, Sekretaris Jenderal DPW Fanst Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh, dengan tegas meminta pemerintah tidak lamban dan tidak abai terhadap nasib para korban banjir. Jumat, 2 Januari 2026.

“Jelang bulan puasa, jangan ada lagi masyarakat yang belum terdata untuk ditempatkan di hunian sementara. Negara tidak boleh kalah cepat dengan penderitaan rakyatnya,” tegas Agus kepada media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, meski tenda darurat dari BNPB telah masuk ke wilayah terdampak, kondisi tersebut tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang, terutama bagi warga yang rumahnya hanyut total.

“Tenda darurat hanya bersifat sementara. Yang kami tuntut adalah percepatan pembangunan hunian yang layak. Jangan biarkan rakyat menjalani Ramadan di bawah terpal tanpa kepastian,” ujarnya.

Agus menegaskan, pemerintah pusat maupun daerah harus bergerak cepat dan konkret, bukan sekedar pendataan di atas kertas. Ia menilai keterlambatan penyediaan hunian sementara dan hunian tetap sama saja dengan membiarkan korban terus menderita.

“Ini soal kemanusiaan. Kalau negara lambat, maka rakyat yang menanggung akibatnya,” tambahnya.
Ia juga meminta agar seluruh korban benar-benar didata secara transparan dan menyeluruh, agar tidak ada warga terdampak yang tercecer dan terabaikan. (*)

Berita Terkait

Kadis PUPR Aceh Timur Disorot, Perbedaan Keterangan ke Media Picu Desakan Audit Menyeluruh
Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak
Dana Sapi Meugang Rp7,5 M di Aceh Timur Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Turun Tangan
Sebulan Lebih Pasca Banjir Bandang Aceh Timur, Ketua PW FRN Aceh Soroti Masih Banyak Warga Bertahan Tanpa Peralatan Dapur Jelang Bulan Suci Ramadhan
Konferensi Pers Tanpa Pers, Bupati Aceh Timur Dinilai Tutup Mulut dan Abaikan Media
Organisasi Wartawan di Aceh Timur Deklarasi dan Bentuk Aliansi Kawal Rehab Rekon Pascabencana Banjir Aceh

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Senin, 22 Juni 2026 - 09:45 WIB

‎“Jangan Biarkan Sekecil Apa Pun Narkoba Masuk ke Hidup Kita” Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Sabu di Babussalam

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:39 WIB

Gerak Cepat! Kurang Dari 24 Jam, URC Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:15 WIB

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:56 WIB

Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa, Pelaku Curas Berhasil Diamankan Tim URC Polres Aceh Tenggara

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:51 WIB

Kapolres Aceh Tenggara dan Ketua Bhayangkari Tinjau Pasca Operasi Bibir Sumbing, Pastikan Senyum Harapan Terus Mekar

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:49 WIB

Kapolres Aceh Tenggara dan Ketua Bhayangkari Tinjau Pasca Operasi Bibir Sumbing, Pastikan Senyum Harapan Terus Mekar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:37 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Berita Terbaru